Sejarah Aluminium, Beserta Karakteristik dan Kegunaannya

Bila kita berbicara mengenai dunia sains di bidang ilmu kimia, istilah aluminium ini pasti sudah terlalu sering didengar. Aluminium sendiri merupakan salah satu unsur logam yang banyak kita jumpai untuk dimanfaatkan. Terutama di lingkup industri, teknologi, pembangunan maupun jenis konstruksi lainnya. Akan tetapi, apakah anda sudah mengetahui bagaimana sejarah aluminium ini ditemukan?

baca juga : kusen aluminium bandung

Sejarah Aluminium Serta Karakteristik dan Kegunaannya

Tak afdol rasanya bila kita belum mengetahui sejarah singkat aluminium, mengingat aluminium sudah menjadi kebutuhan pokok manusia. Ketersediaannya di alam juga cukup melimpah. Ketika aluminium ini kita gunakan, tentu saja sudah melewati berbagai tahap pengolahan.

Sejarah penemuan aluminium pertama kali dimulai pada tahun 1809. Dimana pada tahun tersebut, seorang ahli kimia dari negara Inggris, Humprey Davy, telah berhasil memisahkan oksida logam yang kemudian hasil pemisahan tersebut diberi nama aluminum. Seiring berkembangnya informasi penemuannya ini, kemudian oleh orang-orang Inggris mengubah ejaan serta pengucapan aluminum menjadi aluminium.

Pada tahun 1825, aluminium telah menjadi unsur yang terpisah, yang ditemukan oleh seorang ahli fisikawan asal Denmark yaitu Hans Christian Oersted. Kemudian pada tahun 1827 dilakukan penelitian lanjutan oleh ahli kimia asal Jerman yaitu Fredrich Wohler.

bacac juga lantai vinyl bandung

Karakteristik Aluminium

Berawal dari sejarah aluminium, maka karakteristiknya pun dapat dengan mudah kita identifikasi. Aluminium ini adalah logam yang memiliki warna putih keperakan. Bahkan, memiliki sifat-sifat seperti jenis logam pada umumnya, seperti mudah dibentuk, kuat, dan juga ringan.

Sesuai dengan sejarah penemuan aluminium, aluminium memiliki nomor atom 13 dan bersimbolkan Al. Fakta menarik dari aluminium ini merupakan unsur logam yang paling melimpah di dalam kerak bumi, yaitu dengan peringkat ketiga setelah oksigen dan silikon.

Berdasarkan sejarah singkat aluminium pula, unsur logam yang satu ini juga memiliki kemampuan menghantarkan listrik dan panas dengan sangat baik. Jika dibandingkan dengan tembaga, maka aluminium masih memiliki kisaran angka yang lebih tinggi. Seperti unsur logam lainnya, aluminium adalah elemen yang memiliki tingkatan reaktif serta membentuk ikatan kimia yang cukup kuat dengan oksigen.

Kegunaan Aluminium

Kegunaan aluminium ini sangatlah banyak. Terutama sebagai bahan pembuatan pesawat terbang. Bisa juga digunakan untuk membuat alat-alat dapur, hingga kaleng pengemas makanan. Seiring berkembangnya teknologi dari sejarah aluminium hingga sekarang, unsur logam yang satu ini juga digunakan untuk bahan material bangunan.