Mengapa Tanaman Cangkok Cepat Berbuah

Mengapa Tanaman Cangkok Cepat Berbuah – Secara garis besar tanaman mempunyai 2 cara untuk dapat berkembang biak diantaranya adalah dengan cara alami / vegetatif alami dan cara buatan atau vegetatif buatan. Yang dimaksudkan dengan vegetatif buatan alami contohnya adalah geragih, umbi akar, umbi lapis, umbi batang, tunas, akar tinggal, dan tunas adventif. Sedangkan vegetatif buatan dimaksudkan adalah adanya campur tangan manusia seperti okulasi, stek, menempel, mencangkok dan merunduk.

Nah melalui artikel ini kami akan membahas tentang salah satu tersebut di atas yang sangat familiar yaitu cangkok. Teknik ini dibuat untuk dapat menciptakan akar baru melalui batang tanaman. Ketika akar pada titik batang mulai terlihat maka batang yang ditumbuhi oleh akar boleh dipotong lalu tanaman siap untu ditanam dan menjadi tanaman baru. Tanaman yang biasa dicangkok contohnya adalah Mangga , Belimbing , Jeruk , Jambu , Duku , Durian , Sawo Manila , Jeruk Nipis , Kakao , Rambutan , dan Alpukat.

Berikut ini kami berikan beberapa alasan mengapa tanaman cangkok mudah berbuah ?

1 Karena rata – rata diambil dari induk yang berkualitas. Untuk memperoleh hal ini maka pastikan anda sudah mengenali tanaman induk yang akan anda cangkok haruslah memiliki kualitas yang baik dengan produksi buah yang cepat. Atau anda dapat mencari induk tanaman yang sudah berbuah dengan kualitas unggu;. Sehingga pada akhirnya nanti tanaman hasil cangkokan sudah bisa meniru hasil terdahulu.

2 Karena mampu memenuhi kriteria induk yang berkualitas. Anda harus mengetahui tanaman induk yang berkualitas atau tidak yaitu secara kualitatif rasakan terlebih dahulu buahnya apakah sudah sesuai dengan selera anda atau tidak ? Dan kalau secara kuantitatif maka pilihlah pohon induk yang sehat, kokoh, dengan cabang yang banyak. Juga sudah berbuah minimal 3 hingga 5 musim.

3. Terjadinya rangkaian proses fotosintesis yang terfokus sehingga dapat memicu proses produksi zat makanan pada tanaman yang dicangkok menjadi lebih mudah dan cepat. Dengan demikian kondisi ini akan menyebabkan munculnya akar pada batang yang sedang dicangkok.

4. Terhindar dari faktor – faktor yang menyebabkan tanaman sulit untuk berbuah. Dikenal ada beberapa faktor yang menyebabkan tanaman mengalami kondisi sulit untuk berbuah. Yang pertama karena tanaman berumah dua, maksudnya adalah di dalam satu tanaman terdapat dua bunga betina dan satu bunga jantan yang mana jika pohon yang akan dipilih hanya ada bunga jantan saja maka tanaman akan kesulitan untuk berbuah, jika hanya ada dua buah betina maka masih ada kemungkinan berbuah jika di sekitar tanaman ini ada pohon jantan yang sama – sama berbunga. Kedua adalah adanyany proses kewajiban untuk melakukan penyerbukan silang. Ketiga karena belum masanya berbuah, keempat karena bunganya mandul, dan kelima karena iklim, kondisi tanah, dan lingkungan yang tidak mendukung.

5. Karena diberikan rangsangan agar cepat berbuah.

Meskipun beberapa alasan tersebut di atas memungkinkan tanaman cangkok cepat berbuah namun jangan lupa masing – masing teknik tentulah memiliki kelebihan dan kekurangan yang mana kekurangan cangkok sebagai berikut : kurang tahan terhadap kemarau panjang, tanaman mudah roboh jika terkena angin kencang karena tidak berakar tunggang, kemungkinan kerusakan pada tajuk pohon induk lebih besar karena harus ada banyak cabang yang dipotong, dan pada satu pohon induk hanya dapat melakukan cangkok pada beberapa batang saja.

Selain tersebut di atas ada kelebihan yang lain bisa didapat dari anda mencangkok tanaman antara lain : sifat yang sama dengan induknya, bisa ditanam di tanah yang kondisi air tanahnya tinggi dan bisa lebih mudah berbuah.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang mengapa tanaman cangkok cepat berbuah, semoga bermanfaat !