Air Terjun Indah Dengan Banyak Wahana

Selain terkenal sebagai kota pelajar kedua setelah yogyakarta malang juga terkenal karena banyaknya spot – spot wisatanya yang banyak sekali mulai dari wisata pantai, gunung, dan alam. Jika kalian pernah berkunjung ke malang mungkin kalian tidak akan asing lagi dengan spot – spot terkenal yang ada di malang dan batu seperti Gunung Bromo, Gunung Semeru, jatim park, museum angkut dll, namun pada artikel kali ini kita akan membahas sebuah air terjun yang berada di malang batu yang bernama “Coban Rondo” Penasaran dengan apa saja yang ada di coban rondo? Mari simak penjelasan berikut.

Coban Rondo

Terletak di desa pandesari, kecamatan pujon, kawasan batu malang, jika anda datang dari pusat kota malang maka akan menempuh jarak sejauh kurang lebih 20km dengan waktu tempuh sekitar 1jam, dan jika anda datang dari kota batu anda akan menempuh jarak sejauh 12km dengan waktu tempuh sekitar 30 menit saja. Untuk menuju kesini bisa menggunakan travel surabaya malang yaitu jasa dari Nahwa Travel.

Selain terkenal karena keindahan alamnya dan ke unikan namanya, ternyata air terjun ini mempunyai sebuah legenda dalam penamaanya yaitu Coban Rondo yang berarti “Air Terjun Janda” yang dimana pada zaman dahulu diceritakan ada sepasang suami istri yang baru menikah bernama “Dewi anjarwati” dan “Raden Baron Kusuma” setelah pernikahan mereka memasuki hari yang ke 36 atau dikenal dengan istilah selapan, Dewi Anjarwati mengajak suaminya untuk pergi ke gunung anjasmara.

Namun keinginan “Dewi Anjarwati” dan “Raden Baron Kusuma” sempat dilarang oleh orang tuanya, namun keduanya tetap bersikeras untuk pergi ke Gunung Anjas Mara. Singkat cerita ditengah perjalanan mereka bertemu dengan “Joko lelono” yang tidak jelas asal – usulnya terpikat oleh kecantikan seorang Dewi Anjarwati dan berusaha merebut Dewi Anjarwati, Tentu saja Raden Baron Kusuma tidak membiarkan hal itu terjadi sehingga terjadi perkelahian antara Joko Lelono dengan Raden Baron Kusuma.

Lalu Raden Baron meminta Dewi Anjarwati untuk pergi dan bersembuyi di di sebuah air terjun, pertarungan sengit terjadi antara Joko lelono dengan Raden Baron Kusuma yang berlangsung selama tiga hari tiga malam yang pada akhirnya mambuat keduanya meninggal dalam pertarungan yang sengit, hingga saat itu Dewi Anjarwati pun berstatus sebagai seorang janda atau rondo. Dan air terjun tempat Dewi Anjarwati menunggu suaminya itu pun disebut sebagai air terjun Coban Rondo, konon katanya batu besar yang ada di bawah air terjun itu merupakan tempat duduk Dewi Anjarwati menunggu suaminya kembali. Nahwa mengeluarkan jasa travel surabaya batu malang buat Anda yang ingin bepergian ke Coban Rondo.

Selain terkenal dengan Air terjun dan legendanya, air terjun ini juga terkenal karena wahana – wahananya yang banyak dan menyenangkan yang bisa kamu kunjungi di libur akhir pekan, berikut beberapa daftarnya.

Fun Tubing

Fun Tubing merupakan salah satu wahana favorit yang banyak dikunjungi, kamu bisa menyusuri sungai yang berasal dari air terjun coban rondo yang dingin menggunakan Ban kendaraan. Untuk bisa menikmati wahana ini kamu hanya perelu membayar 35 ribu saja perorangnya.

Paint Ball

Naahhh wahana yang satu ini cocok banget buat kamu yang suka dengan film – film perang atau game – game perang seperti PUBG dan free fire, dengan membayar sebesar 450 ribu – 750 ribu kamu sudah bisa bertempur layaknya film – film action dan game – game perang bersama teman – teman anda

Labirin

Wahana yang satu ini bisa kamu kunjungi jika ingin merasakan sensasi tersesat ala – ala film Maze Runer 1, untuk menikmati wahana ini kamu hanya perlu membayar 7.500 saja.

Sepeda Gunung Dan Berkuda

Kamu bisa mengelilingi kawasan air terjun ini dengan menyewa sepeda gunung atau kuda dengan tarif hanya 5 ribu rupiah saja untuk sepeda dan 12 ribu saja untuk menyewa kuda.

Kereta Kelinci

Wahan yang satu ini khusus untuk anak – anak kecil saja, dengan hanya membayar 5 ribu saja per anak sudah bisa menikmati mengelilingi lintasan kereta sepuasnya.

Naahhh cukup segitu saja penjelasan mengenai air terjun yang satu ini. Jadi kapan kamu ngajak keluargamu atau orang – orang terdekatmu berkunjung?