Sriwijaya Air Tower Kado HUT ke-14

rajawalindo.com – Sriwijaya Air Group meresmikan gedung barunya yang bernama “Sriwijaya Air Tower” bersamaan dengan perayaan HUT ke-14 Sriwijaya Air tepat pada Hari Pahlawan 10 November 2017. Peresmian Sriwijaya Air Tower yang beralamat di Cengkareng Business City di Jalan Atang Sanjaya No. 21, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Perhubungan disaksikan langsung oleh President Director dan CEO Sriwijaya Air Group Chandra Lie, beserta komisaris dan seluruh manajemen.

“Kantor ini kado terindah. kado lainnya, kami kedatangan satu pesawat turboprop ATR 72-600 pada Oktober lalu, ada tiga lagi pesawat ATR 72-600 dan 2 pesawat jet Boeing B737-800 NG pada akhir 2017 ini,” tutur Chandra Lie. Dengan penambahan 5 pesawat lagi, hingga akhir tahun 2017 jumlah pesawat Sriwijaya Group berjumlah 58 pesawat. Terdiri dari 2 pesawat B737-900 ER, 27 pesawat B737-800 NG, 17 pesawat B737- 500, 6 pesawat B737-300 dan 6 pesawat ATR 72-600.

Sriwijaya Air Deklarasi Audit IOSA

Jajaran manajemen dan karyawan PT Sriwijaya Air melakukan pendatanganan deklarasi komitmen untuk mengikuti program audit keselamatan penerbangan IATA Operational Safety Audit (IOSA), guna peningkatan brand image dan memastikan standar safety Sriwijaya Air sesuai standar dunia. Quality, Safety & Security Director Sriwijaya Air Toto Soebandoro di Sriwijaya Air Tower, Jum’at (17/11) mengatakan, sertifikat IOSA ini juga akan menjadi peluang untuk menjalin aliansi dengan maskapai lain yang bersertifikasi IOSA.

Sebagai langkah persiapan menjelang audit langsung dari IOSA, pihaknya telah membentuk tim audit internal berjumlah sekitar 82 orang. Tugas tim tersebut adalah mengawasi secara periodik dan memastikan seluruh sektor yang akan di audit terjaga kualitasnya, guna memenuhi 924 poin yang dibutuhkan.

Asisten Pribadi di Bandara dari Gapura Angkasa

PT Gapura Angkasa melakukan re-branding product hospitality unggulannya bernama “JOUMPA” di Kantor pusatnya, Jakarta, Selasa (17/10). Menurut Sucipto (President Director and CEO Gapura Angkasa), JOUMPA memiliki makna Your Journey Companion yang diharapkan memberikan kemudahan bagi penumpang di Bandara, melalui beragam product seperti Meet and Greet, Transfer, Fast Track, hingga Baggage Delivery Service. “Re-branding bernama JOUMPA ini sangat diperlukan untuk penyempurnaan layanan dan konsep end to end service melalui proses yang terhubung mulai pre journey, pre flight, post flight hingga post journey,” tutur Sucipto.

Fast Track adalah layanan untuk penumpang internasional mulai dari keberangkatan hingga kedatangan. Begitu pula saat tiba di tempat tujuan, pelanggan akan dijemput petugas khusus sejak turun pesawat, pemeriksaan imigrasi, hingga pengaturan dan penyediaan transportasi dan pengantaran bagasai ke alamat pelanggan. Harga layanan JOUMPA sangat terjangkau, mulai dari Rp 100.000 untuk domestik dan Rp 300.000 untuk internasional.